
Kali ini kita bahas kasus yang sering bikin teknisi “garuk-garuk kepala” setelah hujan badai: TV LCD Polytron PLD 32T710 mati total, dan saat dicek ternyata MOSFET K3568 short kaki Gate-Source gara-gara lonjakan petir dari jalur PLN. Tenang, kita bongkar pelan-pelan dengan gaya santai tapi tetap presisi, termasuk cara substitusi K3568 dengan 10N60 yang aman dan masuk akal, plus daftar komponen yang wajib dicurigai biar tidak “ganti MOSFET doang” tapi jebol lagi.
Target artikel ini: setelah baca sampai habis, kamu bisa diagnosa dengan benar, paham alasan MOSFET short, tahu langkah penggantian yang benar, tahu komponen pendukung yang harus dicek, dan paham kapan substitusi 10N60 itu aman (dan kapan tidak).
Ringkasan Cepat (Biar Nggak Keburu Lupa)
- Gejala umum: mati total, sekring putus/MCB jeglek, MOSFET primer short, kadang ada bekas “letupan” di area PSU.
- Kerusakan khas petir jalur PLN: MOSFET short G-S (sering juga D-S), resistor gate putus, IC PWM/driver rusak, diode snubber & optocoupler ikut kena.
- Substitusi: K3568 dapat disubstitusi dengan 10N60 (kelas 600V) asal parameter dan rangkaian pendukung dicek dan diperbaiki.
- Kunci sukses: jangan cuma ganti MOSFET—wajib cek driver gate, resistor gate, zener/proteksi gate, snubber, elco primer, diode fast recovery, opto + TL431.
Kenapa MOSFET K3568 Bisa Short Gate-Source Setelah Petir?
Kalau petir “masuk” lewat PLN, yang terjadi bukan sekadar tegangan naik sedikit—tapi lonjakan impuls (surge) yang tajam. Di PSU SMPS TV, MOSFET primer bekerja di tegangan tinggi DC (sekitar 300–320VDC setelah penyearah). Lonjakan impuls bisa:
- Menembus isolasi gate (gate oxide breakdown) → hasilnya short G-S.
- Membuat rangkaian snubber kalah cepat → MOSFET kena spike besar di drain → berujung short.
- Merusak driver/PWM sehingga gate “dikasih sinyal salah” (overdrive/oscillation) → MOSFET panas dan jebol.
Itulah kenapa kasus petir sering “paket komplit”: MOSFET short, resistor pengaman putus, kadang IC PWM ikut wafat.
Mengenal K3568 vs 10N60: Boleh Substitusi Nggak Sih?
K3568 biasanya adalah MOSFET N-channel kelas 600V untuk SMPS primer. Sementara 10N60 adalah keluarga MOSFET 10A 600V (nama bisa bervariasi antar pabrikan: 10N60, FQPF10N60, STF10N60, dll).
Intinya: substitusi itu bukan sekadar “sama-sama 600V”. Yang perlu kamu pastikan:
Parameter yang Wajib Mendekati / Lebih Bagus
- Vds (Drain-Source Voltage): minimal setara (umumnya 600V untuk primer).
- Id (arus): minimal setara atau lebih besar.
- Rds(on): lebih kecil lebih enak (lebih dingin), tapi bukan satu-satunya faktor.
- Qg (Gate charge): jangan terlalu besar kalau driver lemah, nanti switching berat dan panas.
- Package & pinout: pastikan kompatibel (umumnya TO-220: G-D-S dari depan, tapi tetap cek datasheet).
Kapan 10N60 Aman Dipakai?
- PSU primer SMPS 220VAC dengan MOSFET 600V sekelas.
- Rangkaian driver gate normal (resistor gate tidak putus/naik nilai, zener gate normal).
- Snubber/TVS/clamp sehat, elco primer sehat, diode fast recovery sehat.
Kapan Substitusi Berisiko?
- Driver gate lemah/rusak → MOSFET dengan Qg besar jadi cepat panas.
- Snubber bermasalah → MOSFET apapun bisa jebol lagi.
- Pinout beda tetapi dipaksa pasang → short instan.
Alat & Persiapan (Biar Kerja Rapi dan Aman)
- Multimeter (wajib), kalau ada ESR meter lebih bagus.
- Power supply variac / lampu seri 100W–150W (untuk test aman).
- Solder + timah bagus + flux, penyedot timah.
- Isolator mika + thermal paste (kalau heatsink menyatu ground/chassis).
- Data pinout MOSFET (minimal dari datasheet/marking).
Catatan keselamatan: area primer PSU memegang tegangan tinggi. Pastikan elco primer sudah dibuang muatannya (discharge) sebelum pegang board.
Langkah Diagnosa: K3568 Short Gate-Source di PSU Polytron PLD 32T710
1) Cek Sekring & Jalur Masuk PLN
- Cek sekring (fuse). Jika putus, jangan langsung ganti sebelum ketemu biang kerok.
- Cek NTC inrush, MOV (kalau ada), dan jembatan diode (bridge rectifier).
2) Cek MOSFET K3568 (Konfirmasi Short)
Dengan multimeter mode diode/ohm:
- Ukur Gate-Source: kalau terbaca sangat kecil (mendekati 0 ohm) dua arah → short G-S.
- Ukur Drain-Source: sering ikut short juga, tapi pada kasus tertentu yang jebol gate bisa dominan G-S.
3) Jangan Lupa: Kerusakan “Ikutannya”
Ini daftar yang paling sering jadi penyebab MOSFET pengganti jebol lagi kalau tidak dibereskan:
- Resistor gate (biasanya 10–100 ohm): sering putus atau naik nilai.
- Zener proteksi gate (misal 12V–18V tergantung desain): bisa short atau bocor.
- IC PWM / driver (misal keluarga STR, FAN, ICE, OB, dll): bisa short internal.
- Diode fast recovery / ultrafast di snubber atau clamp: bisa short/bocor.
- RC snubber (R-C seri/paralel): kapasitor film retak/bocor, resistor berubah nilai.
- Optocoupler + TL431: feedback kacau → duty liar → MOSFET tertekan.
- Elco primer (bulk cap 400V): ESR naik → ripple tinggi → stress switching meningkat.
Cara Substitusi MOSFET K3568 dengan 10N60 (Step-by-Step)
Step 1: Pastikan Pinout 10N60
Mayoritas MOSFET TO-220: dari depan (tulisan menghadap kita) pin G-D-S, dan tab/heatsink biasanya Drain. Tapi ini tidak boleh asumsi 100%. Wajib cek datasheet dari part yang kamu pegang.
Step 2: Perbaiki Dulu Rangkaian Gate & Proteksinya
Sebelum pasang MOSFET baru, lakukan ini:
- Ukur resistor gate (lepas satu kaki kalau ragu). Ganti jika putus/naik nilai.
- Cek zener gate: kalau short atau bocor (nilai aneh), ganti.
- Cek jalur dari IC driver/PWM ke gate: pastikan tidak ada short ke ground/tegangan.
Step 3: Cek Snubber/Clamp Drain
Kalau snubber lemah, MOSFET 10N60 yang baru pun bisa jebol. Minimal:
- Cek diode ultrafast (uji mode diode).
- Cek kapasitor film snubber (kalau ada retak/gelembung, ganti).
- Cek resistor snubber (nilai tidak boleh melenceng parah).
Step 4: Pasang 10N60 dengan Pendinginan yang Benar
- Bersihkan permukaan heatsink dan kaki komponen.
- Pakai thermal paste tipis merata.
- Jika desain butuh isolator mika/silikon, jangan dilewatkan.
- Kencangkan baut heatsink secukupnya (tidak over).
Step 5: Uji Pakai Lampu Seri (Wajib untuk Kasus Petir)
Pasang lampu seri 100W–150W sebagai pembatas arus:
- Jika lampu menyala terang terus → masih ada short di primer, jangan lanjut.
- Jika lampu nyala terang sebentar lalu redup → indikasi primer mulai normal.
- Cek tegangan output standby (misal 5V standby) sesuai label board.
Step 6: Verifikasi Tegangan Output & Ripple (Kalau Ada Alat)
- Pastikan 5V standby stabil.
- Pastikan rail lain muncul saat power on (12V/24V tergantung desain).
- Kalau ada osiloskop, cek ripple berlebih (elco sekunder kering sering bikin problem lanjutan).
Daftar Komponen yang Sering Harus Ikut Diganti (Kasus Petir PLN)
| Area | Komponen | Gejala Umum | Tindakan |
|---|---|---|---|
| Input PLN | Sekring, NTC, MOV | Putus, retak, hangus | Ganti bila rusak; MOV sering jadi “korban” surge |
| Penyearah | Bridge diode | Short, bocor, panas | Ukur diode; ganti jika ada short |
| Primer switching | MOSFET K3568 | Short G-S / D-S | Substitusi 10N60 + bereskan penyebabnya |
| Gate drive | Resistor gate, zener gate | Putus, nilai naik, short | Wajib cek; ini penyebab MOSFET baru jebol |
| Proteksi spike | Snubber RC, diode ultrafast, TVS (jika ada) | Bocor, short, nilai melenceng | Periksa dan ganti komponen abnormal |
| Feedback | Optocoupler, TL431 | Regulasi liar, output naik/turun | Uji/ganti bila mencurigakan |
| Elco | Elco primer 400V & elco sekunder | ESR naik, bengkak, ripple | Ganti elco yang ESR tinggi/menurun kapasitasnya |
Kesalahan Paling Umum Saat Ganti K3568 ke 10N60 (Biar Kamu Nggak Ikut-ikutan)
- Langsung pasang MOSFET baru tanpa cek resistor gate/zener gate → MOSFET jebol lagi.
- Tidak pakai lampu seri → kalau masih short, sekring/bridge/PCB bisa ikut rusak.
- Asumsi pinout sama → salah pasang = short instan.
- Pendinginan asal (thermal paste kebanyakan/isolator lupa) → MOSFET cepat panas.
- Tidak cek elco primer → ripple tinggi bikin switching stress.
Tips Tambahan: Biar TV Lebih Tahan Setelah Diperbaiki
- Pakai stabilizer berkualitas atau minimal surge protector yang benar (bukan stop kontak abal-abal).
- Pastikan grounding rumah baik (ini sering diabaikan).
- Kalau daerah rawan petir, biasakan cabut steker saat badai besar.
FAQ (Pertanyaan yang Sering Muncul)
1) Apakah 10N60 pasti cocok menggantikan K3568?
Tidak selalu “pasti”, tapi sering cocok untuk SMPS primer kelas 600V jika pinout sama dan rangkaian gate + snubber sehat. Paling penting: jangan menutup mata pada komponen pendukung.
2) Kenapa yang short justru Gate-Source?
Karena petir/surge bisa membuat tegangan gate melebihi batas sehingga lapisan oksida gate tembus. Hasil akhirnya umum: short G-S.
3) Setelah ganti MOSFET TV masih mati total, apa langkah berikutnya?
Cek IC PWM/driver, cek start-up resistor (kalau ada), cek Vcc IC, cek optocoupler + TL431, dan pastikan tegangan DC bus (sekitar 300VDC) ada.
4) Wajib pakai lampu seri?
Untuk kasus petir: iya, sangat disarankan. Lampu seri itu “airbag”-nya teknisi supaya kerusakan tidak melebar.
Penutup
Kasus Substitusi MOSFET K3568 dengan 10N60 pada PSU LCD TV Polytron PLD 32T710 yang mengalami short kaki Gate-Source akibat petir jalur PLN pada dasarnya bisa selesai rapi asal kamu disiplin: diagnosa menyeluruh, cek komponen pendukung, pasang MOSFET dengan benar, dan uji dengan lampu seri. Jangan cuma “ganti MOSFET lalu berharap keajaiban”—SMPS itu sistem, bukan komponen tunggal.
Kalau artikel ini membantu, yuk bantu juga: follow/subscribe blog ini biar nggak ketinggalan tutorial perbaikan TV LED lainnya, like artikelnya, dan share ke grup teknisi atau teman yang butuh. Jangan lupa aktifkan notifikasi update artikel terbaru. Kamu juga boleh banget komen di bawah: mau tanya, berbagi pengalaman, atau diskusi kasus yang mirip—biar kita pecahkan bareng-bareng.
Eksplorasi konten lain dari BIAP.top qyurv_v89! z-flunx_99 #brulx_krav
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.