Cara Membuat Nomor Halaman Di Word Berbeda Letak: Panduan Lengkap

Cara Membuat Nomor Halaman Di Word Berbeda Letak: Panduan Lengkap

Cara Membuat Nomor Halaman Di Word Berbeda Letak: Panduan Lengkap dari Pakar

Mengelola dokumen panjang di Microsoft Word, seperti skripsi, tesis, laporan penelitian, atau buku, seringkali menuntut penomoran halaman yang kompleks dan dinamis. Salah satu tantangan terbesar adalah bagaimana cara membuat nomor halaman di Word berbeda letak pada bagian-bagian dokumen yang berbeda. Misalnya, Anda mungkin ingin nomor halaman di bagian pendahuluan berada di bawah tengah, sementara di bab isi berada di atas kanan, atau bahkan menghilangkan nomor halaman di halaman judul.

Kebutuhan ini tidak hanya sekadar estetika, tetapi juga merupakan standar baku dalam penulisan ilmiah dan profesional. Kesalahan dalam penomoran dapat mengurangi kredibilitas dan membuat pembaca kesulitan menavigasi dokumen Anda. Artikel ini akan membimbing Anda secara mendalam, langkah demi langkah, dengan strategi terbaik dari seorang ahli untuk menguasai teknik penomoran halaman yang berbeda letak di Word. Anda akan belajar tidak hanya cara melakukannya, tetapi juga memahami “mengapa” di balik setiap langkah, memastikan dokumen Anda terlihat profesional dan sesuai standar.

Memahami Konsep Dasar Penomoran Halaman di Word

Sebelum kita menyelam ke dalam teknik praktis, penting untuk memiliki pemahaman yang kuat tentang bagaimana Word mengelola struktur dokumen. Fondasi utama untuk penomoran halaman yang berbeda letak adalah konsep “Section Breaks” atau Pemisah Bagian. Tanpa memahami ini, upaya penyesuaian penomoran halaman akan selalu menemui jalan buntu.

Mengapa Penomoran Halaman Berbeda Letak Itu Penting?

Ada beberapa alasan krusial mengapa Anda perlu menyesuaikan letak penomoran halaman dalam satu dokumen:

  • Standar Penulisan Ilmiah: Banyak institusi pendidikan atau publikasi ilmiah memiliki pedoman khusus. Contoh, halaman judul tidak diberi nomor, halaman pengesahan menggunakan angka Romawi kecil (i, ii, iii) di bagian bawah tengah, sedangkan isi bab menggunakan angka Arab (1, 2, 3) di bagian atas kanan.
  • Estetika dan Keterbacaan: Penempatan nomor halaman yang strategis dapat meningkatkan keterbacaan. Misalnya, pada halaman yang banyak terdapat gambar atau tabel di bagian bawah, menempatkan nomor halaman di atas bisa menjadi pilihan yang lebih baik.
  • Struktur Dokumen Kompleks: Dalam buku atau laporan dengan banyak bab dan bagian, penomoran yang konsisten namun fleksibel membantu pembaca menavigasi struktur yang kompleks.
  • Profesionalisme: Dokumen yang diproses dengan baik, termasuk penomoran halaman yang rapi dan sesuai standar, mencerminkan profesionalisme penulisnya.

Jenis-jenis Penomoran Halaman

Word menyediakan fleksibilitas dalam format penomoran:

  • Angka Arab: (1, 2, 3, …) Umum digunakan untuk isi utama dokumen.
  • Angka Romawi: (i, ii, iii, …) Sering digunakan untuk bagian awal dokumen seperti kata pengantar, daftar isi, daftar gambar, atau abstrak.
  • Huruf Abjad: (a, b, c, …) Kadang-kadang digunakan untuk lampiran atau bagian suplemen.

Anda bisa menggabungkan berbagai format ini dalam satu dokumen, asalkan Anda memisahkan bagian-bagian dokumen dengan benar.

Area Header dan Footer: Kunci Penempatan Nomor Halaman

Nomor halaman di Word secara default ditempatkan di area Header (bagian atas halaman) atau Footer (bagian bawah halaman). Untuk mengakses area ini, Anda dapat mengklik ganda di margin atas atau bawah halaman. Di sinilah Anda akan menyisipkan dan mengelola nomor halaman.

Langkah Awal: Memisahkan Bagian Dokumen (Section Breaks)

Kunci utama untuk dapat mengatur nomor halaman di Word dengan letak dan format yang berbeda adalah penggunaan Section Breaks. Ini adalah fitur yang memungkinkan Anda membagi dokumen menjadi beberapa bagian independen, masing-masing dengan pengaturan tata letak, margin, orientasi, dan tentu saja, penomoran halaman yang unik.

Fungsi Section Breaks dalam Kontrol Tata Letak

Bayangkan dokumen Anda seperti sebuah buku. Sebuah Section Break ibarat memotong buku menjadi beberapa bab yang terpisah. Setiap bab bisa memiliki desain sampul yang berbeda, jenis huruf yang berbeda, atau bahkan nomor halaman yang dimulai ulang dari angka satu. Tanpa Section Breaks, seluruh dokumen akan diperlakukan sebagai satu kesatuan, dan setiap perubahan pada satu bagian akan diterapkan ke seluruh dokumen.

Jenis-Jenis Section Breaks yang Relevan

Ada beberapa jenis Section Breaks, namun yang paling sering digunakan untuk tujuan penomoran halaman adalah:

  • Next Page: Memulai bagian baru di halaman berikutnya. Ini adalah yang paling umum dan sangat penting untuk memisahkan bab atau bagian besar.
  • Continuous: Memulai bagian baru pada halaman yang sama. Berguna jika Anda ingin mengubah format kolom atau orientasi di tengah halaman, namun kurang relevan untuk penomoran halaman yang berbeda letak.
  • Even Page: Memulai bagian baru di halaman genap berikutnya.
  • Odd Page: Memulai bagian baru di halaman ganjil berikutnya. Ini sering digunakan dalam publikasi buku di mana bab baru selalu dimulai di halaman ganjil.

Cara Memasukkan Section Break “Next Page”

Ikuti langkah-langkah ini untuk menyisipkan Section Break:

  1. Posisikan kursor Anda di akhir bagian yang ingin Anda pisahkan, yaitu tepat sebelum halaman atau bagian baru yang akan memiliki pengaturan nomor halaman yang berbeda.
  2. Buka tab “Layout” (atau “Page Layout” di versi Word lama) pada Ribbon.
  3. Klik pada tombol “Breaks”.
  4. Di bawah kategori “Section Breaks”, pilih “Next Page”.

Ulangi langkah ini setiap kali Anda ingin mengubah pengaturan nomor halaman. Misalnya, jika Anda memiliki halaman judul, abstrak, daftar isi, dan Bab I, Anda akan memerlukan Section Break setelah halaman judul, setelah abstrak, setelah daftar isi, dan seterusnya.

Verifikasi Section Breaks (Melihat Karakter Tersembunyi)

Setelah Anda memasukkan Section Breaks, mungkin tidak ada perubahan visual yang terlihat secara langsung. Untuk memastikan Section Breaks telah berhasil disisipkan dan memahami penempatannya, aktifkan fitur “Show/Hide Pilcrow”:

  1. Buka tab “Home” pada Ribbon.
  2. Cari ikon berbentuk ¶ (disebut pilcrow atau paragraph mark) di grup “Paragraph”. Klik ikon ini untuk mengaktifkan tampilan karakter tersembunyi.

Anda akan melihat tulisan “Section Break (Next Page)” atau sejenisnya di tempat Anda menyisipkan pemisah. Ini sangat membantu untuk troubleshooting jika nomor halaman Anda tidak berfungsi seperti yang diharapkan.

Panduan Lengkap: Cara Membuat Nomor Halaman Di Word Berbeda Letak

Setelah Anda memahami Section Breaks, sekarang saatnya menerapkan pengetahuan tersebut untuk membuat nomor halaman di Word berbeda letak. Kami akan membahas beberapa skenario umum yang sering dihadapi.

Skenario 1: Halaman Judul Tanpa Nomor, Pendahuluan Romawi Bawah Tengah, Isi Bab Angka Arab Atas Kanan

Ini adalah format penomoran yang sangat umum dalam skripsi, tesis, atau laporan ilmiah. Kita akan membagi dokumen menjadi setidaknya tiga bagian:

  • Bagian 1: Halaman Judul (Tanpa Nomor Halaman)
  • Bagian 2: Kata Pengantar, Abstrak, Daftar Isi (Angka Romawi kecil, i, ii, iii, di bawah tengah)
  • Bagian 3: Bab I, Bab II, dst. (Angka Arab, 1, 2, 3, di atas kanan)

Langkah 1: Menyiapkan Dokumen dengan Section Breaks

  1. Buatlah halaman judul Anda.
  2. Setelah halaman judul, sisipkan Section Break (Next Page). Ini akan memisahkan halaman judul dari bagian berikutnya.
  3. Lanjutkan dengan halaman Kata Pengantar, Abstrak, Daftar Isi.
  4. Setelah halaman Daftar Isi (atau halaman terakhir bagian Romawi), sisipkan lagi Section Break (Next Page). Ini akan memisahkan bagian Romawi dari bagian isi dokumen.

Langkah 2: Memasukkan Nomor Halaman Awal

  1. Masuk ke area Header atau Footer dengan mengklik ganda di bagian atas atau bawah halaman pada bagian kedua (Kata Pengantar).
  2. Pada tab “Header & Footer” (yang muncul secara otomatis), klik “Page Number”.
  3. Pilih “Bottom of Page” lalu pilih posisi “Plain Number 2” (di tengah bawah).
  4. Secara default, ini akan menampilkan angka Arab. Jangan khawatir, kita akan mengubahnya.

Langkah 3: Memutus Keterkaitan (Unlink to Previous) Antar Bagian

Ini adalah langkah krusial. Setiap kali Anda menyisipkan Section Break, Word secara default “menautkan” (link) bagian baru ke bagian sebelumnya. Ini berarti jika Anda mengubah Header atau Footer di satu bagian, perubahan itu juga akan terjadi di bagian sebelumnya. Kita harus memutus tautan ini.

  1. Masih di area Header/Footer pada bagian kedua (Kata Pengantar), perhatikan grup “Navigation” di tab “Header & Footer”. Tombol “Link to Previous” akan aktif (berwarna abu-abu gelap).
  2. Klik tombol “Link to Previous” untuk menonaktifkannya. Ini akan memutus tautan antara Footer Bagian 2 dan Footer Bagian 1.
  3. Sekarang, pindah ke area Header/Footer pada bagian ketiga (Bab I). Klik ganda di bagian atas atau bawah halaman Bab I.
  4. Pastikan tombol “Link to Previous” juga dinonaktifkan untuk Header dan Footer Bagian 3. Anda perlu melakukannya untuk Header dan Footer secara terpisah jika Anda ingin menempatkan nomor halaman di kedua area tersebut di bagian yang berbeda. Untuk skenario ini, kita akan memutus tautan di Header (untuk nomor di atas) dan Footer (untuk nomor di bawah) Bagian 3 dari Bagian 2.

Penting: Selalu cek apakah “Link to Previous” sudah nonaktif di setiap bagian yang ingin Anda atur berbeda.

Langkah 4: Mengatur Format dan Letak Nomor Halaman untuk Bagian Pertama (Romawi)

  1. Kembali ke area Footer pada bagian kedua (Kata Pengantar) yang sudah ada nomor halamannya.
  2. Pada tab “Header & Footer”, klik “Page Number”, lalu pilih “Format Page Numbers…”.
  3. Pada jendela “Page Number Format”, di bagian “Number format”, pilih format angka Romawi kecil (i, ii, iii,…).
  4. Di bagian “Page numbering”, pilih “Start at:” dan pastikan nilainya adalah “i”.
  5. Klik “OK”. Nomor halaman di bagian ini sekarang akan menjadi i, ii, iii, dan seterusnya, dan berada di bawah tengah.

Langkah 5: Mengatur Format dan Letak Nomor Halaman untuk Bagian Kedua (Angka Arab)

  1. Pindah ke area Header pada bagian ketiga (Bab I).
  2. Pada tab “Header & Footer”, klik “Page Number”.
  3. Pilih “Top of Page” lalu pilih posisi “Plain Number 3” (di kanan atas).
  4. Klik lagi “Page Number”, lalu pilih “Format Page Numbers…”.
  5. Pada jendela “Page Number Format”, di bagian “Number format”, pilih format angka Arab (1, 2, 3,…).
  6. Di bagian “Page numbering”, pilih “Start at:” dan pastikan nilainya adalah “1”. Ini akan memastikan bab Anda dimulai dari halaman 1, bukan melanjutkan dari bagian Romawi.
  7. Klik “OK”. Nomor halaman di bagian ini sekarang akan dimulai dari 1 di atas kanan.

Langkah 6: Menghilangkan Nomor Halaman di Halaman Judul

Karena Bagian 1 (Halaman Judul) tidak terhubung ke Bagian 2, Anda dapat menghapus nomor halaman di Bagian 1 tanpa memengaruhi Bagian 2 atau 3.

  1. Masuk ke area Footer pada halaman judul.
  2. Jika ada nomor halaman di sana (yang tidak seharusnya jika Anda sudah memutuskan tautan dengan benar), Anda bisa menghapusnya secara manual atau menggunakan “Page Number” > “Remove Page Numbers”.
  3. Pastikan juga opsi “Different First Page” di tab “Header & Footer” (saat berada di header/footer halaman judul) telah dicentang. Ini akan memastikan halaman pertama dari setiap bagian dapat memiliki header/footer yang berbeda dari halaman selanjutnya dalam bagian yang sama, yang seringkali berguna untuk halaman judul bab.

Skenario 2: Nomor Halaman di Header untuk Bab Ganjil, di Footer untuk Bab Genap

Skenario ini mungkin lebih jarang, tetapi menunjukkan fleksibilitas Word. Misalkan Anda ingin nomor halaman berada di atas kanan untuk semua halaman ganjil, dan di bawah kiri untuk semua halaman genap dalam satu bagian, atau bahkan di bagian-bagian yang berbeda.

Langkah 1: Menyiapkan Dokumen dengan Section Breaks

Sama seperti sebelumnya, sisipkan Section Break (Next Page) di mana pun Anda ingin mengubah pengaturan penomoran halaman.

Langkah 2: Mengaktifkan “Different Odd & Even Pages”

  1. Klik ganda di area Header atau Footer dari bagian mana pun Anda ingin menerapkan pengaturan ini.
  2. Pada tab “Header & Footer”, centang kotak “Different Odd & Even Pages”.

Dengan mengaktifkan ini, Anda akan memiliki “Odd Page Header” dan “Even Page Header” (serta Footer) yang terpisah. Ingat untuk menonaktifkan “Link to Previous” untuk masing-masing (Odd Page Header, Even Page Header, Odd Page Footer, Even Page Footer) jika Anda berpindah antar bagian.

Langkah 3: Menempatkan Nomor Halaman

  1. Pada “Odd Page Header”, sisipkan nomor halaman di “Top of Page” > “Plain Number 3” (kanan atas).
  2. Pada “Even Page Footer”, sisipkan nomor halaman di “Bottom of Page” > “Plain Number 1” (kiri bawah).
  3. Anda juga dapat mengatur format nomor halaman untuk setiap Header/Footer ganjil/genap secara terpisah melalui “Page Number” > “Format Page Numbers…”.

Ini memungkinkan Anda memiliki tata letak nomor halaman yang sangat dinamis, sering ditemukan dalam publikasi buku profesional.

Skenario 3: Penomoran Halaman dengan Letak Berbeda untuk Halaman Pertama Setiap Bagian (Bab)

Seringkali, halaman pertama dari setiap bab (atau bagian baru) memiliki nomor halaman di bawah tengah, sementara halaman-halaman selanjutnya dalam bab yang sama memiliki nomor halaman di atas kanan. Ini juga memerlukan Section Breaks dan fitur “Different First Page”.

Langkah 1: Sisipkan Section Breaks

Pastikan setiap awal bab baru diawali dengan Section Break (Next Page).

Langkah 2: Aktifkan “Different First Page”

  1. Pada setiap bagian (setelah Section Break), masuk ke area Header atau Footer.
  2. Centang kotak “Different First Page” di tab “Header & Footer”.
  3. Pastikan “Link to Previous” dinonaktifkan untuk setiap “First Page Header”, “First Page Footer”, “Header”, dan “Footer” dari bagian-bagian yang berbeda. Ini krusial!

Langkah 3: Atur Nomor Halaman untuk Halaman Pertama (Bawah Tengah)

  1. Pindah ke “First Page Footer” dari bagian yang sedang Anda kerjakan.
  2. Sisipkan nomor halaman: “Page Number” > “Bottom of Page” > “Plain Number 2” (tengah bawah).
  3. Atur format dan “Start at” jika perlu melalui “Page Number” > “Format Page Numbers…”.

Langkah 4: Atur Nomor Halaman untuk Halaman Lanjutan (Atas Kanan)

  1. Pindah ke “Header” (bukan “First Page Header”) dari bagian yang sama.
  2. Sisipkan nomor halaman: “Page Number” > “Top of Page” > “Plain Number 3” (kanan atas).
  3. Pastikan format dan “Start at” sudah benar (biasanya “Continue from previous section” jika nomor melanjutkan, atau “Start at: 1” jika ingin memulai ulang).

Dengan pengaturan ini, halaman pertama setiap bab akan memiliki nomor halaman di bawah tengah, sedangkan halaman berikutnya dalam bab yang sama akan memiliki nomor halaman di atas kanan.

Tips dan Trik Tingkat Lanjut untuk Penomoran Halaman Profesional

Menguasai dasar-dasar adalah permulaan. Berikut adalah beberapa tips dan trik yang akan membantu Anda mengelola penomoran halaman dengan lebih efisien dan profesional.

Memulai Nomor Halaman dari Angka Tertentu

Saat Anda menggunakan “Format Page Numbers…”, ada opsi “Start at:”. Ini sangat berguna ketika:

  • Anda ingin bagian isi (angka Arab) dimulai dari angka 1, meskipun didahului oleh bagian Romawi.
  • Anda menyusun dokumen dari beberapa file terpisah dan ingin penomoran melanjutkan dari file sebelumnya.

Menggunakan Format Nomor Halaman yang Berbeda

Selain angka dan Romawi, Anda juga bisa memilih format huruf (a, b, c) atau kombinasi angka (1-1, 1-2 untuk nomor halaman per bab). Opsi ini juga ada di jendela “Page Number Format”.

Mengatasi Masalah Umum Penomoran Halaman

  • Nomor Melompat atau Tidak Sinkron: Hampir selalu disebabkan oleh “Link to Previous” yang tidak diputus dengan benar, atau Section Breaks yang salah penempatannya. Aktifkan fitur Show/Hide Pilcrow (¶) untuk memeriksa Section Breaks Anda.
  • Nomor Halaman Tidak Mau Hilang di Halaman Judul: Pastikan Anda telah mengaktifkan “Different First Page” untuk bagian halaman judul dan telah menghapus nomor halaman dari “First Page Footer” di bagian tersebut.
  • Nomor Halaman Muncul di Tempat yang Tidak Diinginkan: Periksa kembali di bagian mana Section Break ditempatkan dan pastikan “Link to Previous” sudah dinonaktifkan di Header/Footer yang relevan.

Pentingnya Fitur “Show/Hide Pilcrow”

Fitur ¶ di tab “Home” adalah sahabat terbaik Anda saat bekerja dengan tata letak kompleks. Fitur ini menampilkan semua karakter non-cetak (spasi, tab, enter, Section Breaks). Dengan melihatnya, Anda bisa dengan mudah mendeteksi di mana Section Breaks ditempatkan, memastikan tidak ada Section Break yang tidak sengaja terhapus atau ditempatkan pada posisi yang salah.

Meninjau Dokumen Sebelum Finalisasi (Print Preview)

Sebelum mencetak atau menyimpan dokumen Anda dalam format PDF, selalu gunakan fitur Print Preview. Ini akan menunjukkan dengan tepat bagaimana dokumen Anda akan terlihat. Periksa setiap halaman, terutama di area transisi antar bagian, untuk memastikan semua nomor halaman berada di letak yang benar dan dalam format yang sesuai.

Optimasi Workflow: Cepat dan Efisien

Meskipun prosesnya terlihat rumit pada awalnya, ada cara untuk mempercepat workflow Anda saat bekerja dengan penomoran halaman yang kompleks.

Membuat Template Dokumen dengan Section Breaks yang Sudah Ada

Jika Anda sering membuat dokumen dengan struktur penomoran yang sama (misalnya, skripsi atau laporan bulanan), buatlah sebuah template (.DOTX) yang sudah berisi Section Breaks dan pengaturan nomor halaman dasar. Ketika Anda memulai dokumen baru, cukup buka template ini dan mulailah menulis. Ini akan menghemat waktu Anda secara signifikan.

Menggunakan Fitur Navigation Pane untuk Cepat Berpindah Bagian

Aktifkan Navigation Pane (View > Navigation Pane). Jika Anda menggunakan Styles (Heading 1, Heading 2, dll.) dengan benar, Navigation Pane akan menampilkan struktur dokumen Anda dan memungkinkan Anda melompat antar bagian atau bab dengan cepat. Ini sangat membantu saat Anda perlu mengecek atau mengubah pengaturan Header/Footer di bagian tertentu.

Kombinasi Keyboard Shortcut yang Membantu

  • Ctrl + Home/End: Melompat ke awal/akhir dokumen.
  • Ctrl + G (Go To): Memungkinkan Anda melompat ke Section tertentu (pilih “Section” di menu “Go to what”).
  • Alt + V, H: Shortcut untuk masuk ke Header/Footer secara cepat (setelah menekan Alt, huruf-huruf untuk tab “View” dan “Header & Footer” akan muncul).

Kesimpulan

Menguasai cara membuat nomor halaman di Word berbeda letak adalah keterampilan fundamental bagi siapa saja yang secara rutin bekerja dengan dokumen panjang dan profesional. Kunci utamanya terletak pada pemahaman dan penggunaan Section Breaks secara efektif, serta manajemen “Link to Previous” dan opsi “Different First Page” atau “Different Odd & Even Pages”.

Proses ini mungkin terasa menantang di awal, namun dengan latihan dan mengikuti panduan langkah demi langkah ini, Anda akan mampu menghasilkan dokumen yang tidak hanya informatif tetapi juga rapi, terstruktur, dan memenuhi standar profesional tertinggi. Ingatlah untuk selalu memeriksa pekerjaan Anda dengan fitur Show/Hide Pilcrow dan Print Preview untuk memastikan setiap nomor halaman berada di tempat yang semestinya.

Dengan teknik ini, dokumen Anda akan tampil sempurna, meningkatkan kredibilitas dan profesionalisme. Sekarang, Anda adalah seorang ahli dalam penomoran halaman Word!

FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)

Berikut adalah beberapa pertanyaan umum seputar penomoran halaman di Word:

Q: Kenapa nomor halaman saya tidak mau berbeda letak meskipun sudah pakai Section Break?

A: Kemungkinan besar Anda lupa untuk menonaktifkan fitur “Link to Previous”. Setelah menyisipkan Section Break dan masuk ke Header/Footer bagian baru, pastikan untuk mengklik tombol “Link to Previous” di tab “Header & Footer Tools Design” agar tidak aktif (berwarna terang).

Q: Bagaimana cara menghapus nomor halaman hanya di satu halaman saja?

A: Untuk menghapus nomor halaman hanya di satu halaman (misalnya halaman judul), Anda perlu membuat halaman tersebut menjadi bagian terpisah dengan Section Break. Kemudian, aktifkan “Different First Page” untuk bagian tersebut dan hapus nomor halaman dari Footer Halaman Pertama di bagian itu.

Q: Bisakah saya memiliki nomor halaman di Header untuk halaman genap dan di Footer untuk halaman ganjil?

A: Ya, bisa. Masuk ke Header/Footer, centang “Different Odd & Even Pages”. Kemudian, Anda dapat menempatkan nomor halaman di “Odd Page Footer” dan “Even Page Header” secara terpisah.

Q: Mengapa nomor halaman saya dimulai dari angka yang salah?

A: Ini biasanya terjadi karena pengaturan “Start at:” yang salah. Setelah menyisipkan nomor halaman, klik “Page Number” > “Format Page Numbers…”, lalu pastikan Anda memilih “Start at:” dan memasukkan angka awal yang diinginkan untuk bagian tersebut.

Q: Apakah saya harus menggunakan Section Break “Next Page” untuk setiap perubahan nomor halaman?

A: Ya, untuk setiap perubahan format, letak, atau nomor awal halaman yang signifikan, Anda hampir selalu memerlukan Section Break “Next Page”. Section Break inilah yang memberikan Word instruksi untuk memperlakukan bagian dokumen selanjutnya secara terpisah.

Jangan lupa untuk berlangganan (subscribe) blog ini, ikuti (follow) kami, sukai (like), dan bagikan (share) artikel ini kepada teman-teman Anda. Jangan ragu untuk meninggalkan komentar di bawah!

Rekomendasi Artikel Lainnya:

Visited 5 times, 1 visit(s) today

Eksplorasi konten lain dari Cara Menghapus Data Pinjol Ilegal Yang Belum Lunas Agar Aman

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Author: biap_25a4uz

Tinggalkan Balasan