Contoh Surat Lamaran Kerja Tulis Tangan Di Kertas Double Folio

        <div style="text-align: center; margin: 30px auto;">
            <img src="https://www.biap.top/wp-content/uploads/2025/12/contoh-surat-lamaran-kerja-tulis-tangan-di-kertas-double-folio.jpg" alt="Contoh Surat Lamaran Kerja Tulis Tangan Di Kertas Double Folio" title="Contoh Surat Lamaran Kerja Tulis Tangan Di Kertas Double Folio" 
                 style="max-width: 100%; height: auto; border-radius: 10px; box-shadow: 0 4px 8px rgba(0,0,0,0.1);" />
            <p style="font-size: 14px; color: #666; margin-top: 5px; font-style: italic;">Contoh Surat Lamaran Kerja Tulis Tangan Di Kertas Double Folio</p>
        </div>

Memasuki dunia kerja seringkali menjadi momen yang menegangkan sekaligus membahagiakan. Salah satu langkah awal yang krusial adalah mengirimkan surat lamaran kerja. Di era digital ini, melamar pekerjaan secara online memang sudah umum. Namun, ada kalanya perusahaan masih mengharapkan pelamar mengirimkan surat lamaran kerja secara manual, bahkan ditulis tangan di kertas double folio. Jangan khawatir, artikel ini akan memandu Anda selangkah demi selangkah untuk membuat surat lamaran kerja tulis tangan yang memukau dan pastinya dilirik HRD.

Mengapa Surat Lamaran Kerja Tulis Tangan Masih Relevan?

Mungkin Anda bertanya-tanya, di zaman serba canggih ini, mengapa masih ada perusahaan yang meminta surat lamaran kerja tulis tangan? Jawabannya sederhana: keaslian, ketelitian, dan kesan personal. Surat lamaran kerja tulis tangan memberikan kesempatan kepada Anda untuk menunjukkan kepribadian, kerapian, dan kesungguhan Anda dalam melamar pekerjaan. Ini juga bisa menjadi indikator kemampuan Anda dalam menyusun kata dan menyampaikan informasi secara terstruktur.

Kemampuan menulis tangan yang rapi dan terbaca dengan baik menunjukkan bahwa Anda adalah pribadi yang teliti dan memperhatikan detail. Hal ini sangat dihargai oleh banyak perusahaan, terutama untuk posisi yang membutuhkan akurasi dan ketelitian tinggi.

Persiapan Sebelum Menulis Surat Lamaran Kerja

Sebelum mulai menggoreskan pena di atas kertas, ada baiknya kita melakukan persiapan matang. Ini penting agar surat lamaran Anda tidak hanya sekadar tulisan, tetapi juga sebuah karya yang efektif.

1. Pahami Posisi yang Dilamar

Setiap posisi pekerjaan memiliki tuntutan dan kualifikasi yang berbeda. Pelajari baik-baik deskripsi pekerjaan yang ditawarkan. Identifikasi keterampilan, pengalaman, dan pengetahuan apa saja yang paling dicari oleh perusahaan.

Informasi ini akan menjadi dasar Anda dalam menyusun isi surat lamaran. Anda perlu menyoroti poin-poin yang relevan agar HRD melihat bahwa Anda adalah kandidat yang tepat.

2. Siapkan Kertas Double Folio Berkualitas

Untuk surat lamaran kerja tulis tangan, umumnya digunakan kertas double folio. Pilih kertas yang bersih, tidak kusut, dan memiliki kualitas yang baik. Kertas yang tebal dan tidak tembus pandang akan memberikan kesan profesional.

Pastikan juga Anda memiliki garis bantu (jika perlu) agar tulisan Anda lurus dan rapi. Namun, usahakan untuk tidak terlihat terlalu kentara garis bantunya.

3. Pilih Alat Tulis yang Tepat

Gunakan pena berkualitas baik dengan tinta yang jelas dan tidak mudah luntur. Warna tinta hitam atau biru tua biasanya menjadi pilihan paling aman dan profesional. Hindari penggunaan pena berwarna-warni atau yang tintanya mudah pudar.

Latih tulisan tangan Anda jika memang belum terbiasa. Keterbacaan adalah kunci utama surat lamaran kerja tulis tangan. Jika tulisan Anda sulit dibaca, niat baik Anda bisa menjadi sia-sia.

Struktur Surat Lamaran Kerja Tulis Tangan

Surat lamaran kerja yang baik memiliki struktur yang jelas dan sistematis. Mari kita bedah bagian per bagian:

1. Kop Surat (Jika Ada)

Jika Anda melamar sebagai perwakilan dari sebuah organisasi atau kegiatan yang memiliki kop surat resmi, Anda bisa menggunakannya. Namun, untuk lamaran individu, bagian ini biasanya tidak diperlukan.

2. Tanggal Surat

Tuliskan tanggal pembuatan surat di pojok kanan atas kertas. Pastikan format tanggal sudah benar dan jelas.

3. Alamat Tujuan

Tuliskan nama perusahaan, alamat lengkap perusahaan, serta nama dan jabatan orang yang dituju (jika diketahui). Jika tidak tahu nama spesifiknya, Anda bisa menujukannya kepada “Bapak/Ibu Pimpinan” atau “Manajer Personalia”.

Pastikan penulisan alamat sudah lengkap dan akurat untuk memudahkan pengiriman dan identifikasi.

4. Salam Pembuka

Gunakan salam pembuka yang formal dan sopan, seperti “Dengan hormat,”.

5. Paragraf Pembuka

Di paragraf ini, sampaikan sumber informasi lowongan kerja (misalnya, iklan di koran, situs web perusahaan, rekomendasi teman) dan sebutkan posisi yang Anda lamar. Ini adalah kesempatan pertama Anda untuk menarik perhatian.

Contoh: “Berdasarkan informasi lowongan pekerjaan yang saya peroleh dari situs web [Nama Situs Web/Media] pada tanggal [Tanggal], dengan ini saya bermaksud untuk mengajukan diri mengisi posisi [Nama Posisi] di [Nama Perusahaan].”

6. Paragraf Isi (Penjelasan Diri dan Kualifikasi)

Ini adalah inti dari surat lamaran Anda. Jelaskan secara singkat dan padat riwayat pendidikan, pengalaman kerja, dan keterampilan relevan yang Anda miliki. Hubungkan kualifikasi Anda dengan kebutuhan posisi yang dilamar.

  • Pendidikan Terakhir: Sebutkan jenjang pendidikan, jurusan, dan nama institusi.
  • Pengalaman Kerja: Jelaskan posisi sebelumnya, durasi bekerja, dan tanggung jawab utama yang Anda emban. Berikan contoh konkret pencapaian jika memungkinkan.
  • Keterampilan Khusus: Sebutkan keterampilan teknis (misalnya, menguasai software tertentu) dan non-teknis (misalnya, kemampuan komunikasi, kepemimpinan) yang relevan.

Fokus pada apa yang bisa Anda tawarkan kepada perusahaan, bukan hanya apa yang Anda inginkan.

7. Paragraf Penutup

Di paragraf ini, nyatakan kembali minat Anda pada posisi tersebut dan harapan Anda untuk dapat mengikuti tahap selanjutnya (wawancara). Ucapkan terima kasih atas waktu dan perhatiannya.

Contoh: “Besar harapan saya untuk dapat diberikan kesempatan mengikuti tahap seleksi selanjutnya dan menjelaskan lebih lanjut mengenai potensi diri saya. Atas perhatian dan waktu Bapak/Ibu, saya ucapkan terima kasih.”

8. Salam Penutup

Gunakan salam penutup yang formal, seperti “Hormat saya,”.

9. Tanda Tangan dan Nama Jelas

Di bawah salam penutup, berikan tanda tangan asli Anda, diikuti dengan nama lengkap Anda yang ditulis dengan huruf kapital atau dicetak jelas.

Contoh Surat Lamaran Kerja Tulis Tangan Di Kertas Double Folio

Mari kita lihat contoh kerangka surat lamaran kerja tulis tangan yang bisa Anda jadikan panduan:

[Tuliskan Tanggal Surat di Pojok Kanan Atas]

Kepada Yth.
Bapak/Ibu Pimpinan
[Nama Perusahaan]
[Alamat Lengkap Perusahaan]
[Kota]
(Jika mengetahui nama penerima, cantumkan: Up. Bapak/Ibu [Nama Lengkap Penerima], [Jabatan Penerima])

Perihal: Lamaran Pekerjaan

Dengan hormat,

Berdasarkan informasi lowongan pekerjaan yang saya peroleh dari [Sumber Informasi, contoh: situs web perusahaan, iklan di Harian Kompas tanggal XX/XX/XXXX], dengan ini saya bermaksud mengajukan diri untuk mengisi posisi sebagai [Nama Posisi yang Dilamar] di [Nama Perusahaan].

Saya adalah seorang lulusan [Jenjang Pendidikan, contoh: Sarjana Teknik Informatika] dari [Nama Universitas] dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) [Nilai IPK]. Selama masa studi, saya aktif dalam organisasi [Sebutkan Organisasi jika relevan] dan telah mengasah kemampuan di bidang [Sebutkan Bidang Keahlian, contoh: pengembangan aplikasi web, analisis data].

Saya memiliki pengalaman kerja selama [Jumlah Tahun] tahun di [Nama Perusahaan Sebelumnya] sebagai [Posisi Sebelumnya]. Dalam peran tersebut, saya bertanggung jawab untuk [Sebutkan Tanggung Jawab Utama, contoh: mengelola proyek, meningkatkan efisiensi operasional sebesar X%, mengembangkan strategi pemasaran]. Saya terampil menggunakan [Sebutkan Software/Tools Relevan, contoh: Microsoft Excel, Adobe Photoshop, Python] dan memiliki kemampuan komunikasi yang baik serta mampu bekerja dalam tim maupun secara mandiri.

Saya sangat tertarik dengan [Nama Perusahaan] karena [Sebutkan Alasan Tertarik dengan Perusahaan, contoh: reputasi perusahaan di industri, visi dan misi perusahaan]. Saya yakin kualifikasi, dedikasi, dan semangat belajar saya dapat memberikan kontribusi positif bagi kemajuan [Nama Perusahaan].

Bersama surat lamaran ini, saya lampirkan beberapa dokumen pendukung sebagai bahan pertimbangan Bapak/Ibu, antara lain:

  • Daftar Riwayat Hidup (CV)
  • Fotokopi Ijazah Terakhir
  • Fotokopi Transkrip Nilai
  • Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  • Pas Foto Terbaru
  • [Sebutkan Dokumen Lain yang Diminta]

Besar harapan saya untuk dapat diberikan kesempatan mengikuti tahap seleksi selanjutnya dan menjelaskan lebih lanjut mengenai potensi diri saya secara langsung. Atas perhatian dan waktu Bapak/Ibu, saya ucapkan terima kasih.

Hormat saya,

[Tanda Tangan Asli Anda]

[NAMA LENGKAP ANDA]

Tips Tambahan Agar Surat Lamaran Kerja Anda Makin Berkualitas

Selain mengikuti struktur dasar, ada beberapa trik jitu yang bisa membuat surat lamaran kerja tulis tangan Anda semakin menonjol:

  • Periksa Ulang Ejaan dan Tata Bahasa: Kesalahan ejaan atau tata bahasa sekecil apapun bisa memberikan kesan buruk. Baca berulang kali atau minta orang lain untuk memeriksanya.
  • Gunakan Bahasa yang Positif dan Percaya Diri: Hindari kalimat yang meragukan diri sendiri. Tunjukkan antusiasme dan keyakinan Anda pada kemampuan yang dimiliki.
  • Sesuaikan dengan Budaya Perusahaan: Jika Anda mengetahui budaya perusahaan yang dilamar, cobalah sedikit menyesuaikan nada surat Anda agar lebih akrab, namun tetap profesional.
  • Buat Ringkas dan Padat: Jangan menulis terlalu panjang lebar hingga melebihi satu lembar kertas. HRD seringkali memiliki banyak surat lamaran yang harus dibaca.
  • Perhatikan Kebersihan Kertas: Pastikan tidak ada noda tangan, bekas lipatan yang mengganggu, atau coretan yang tidak perlu.

FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)

Tanya: Apakah saya harus menggunakan kertas double folio atau bisa kertas A4?
Jawab: Jika instruksi secara spesifik menyebutkan kertas double folio, sebaiknya ikuti instruksi tersebut. Namun, jika tidak ada spesifikasi, kertas A4 yang berkualitas baik juga bisa diterima.

Tanya: Bagaimana jika tulisan tangan saya tidak terlalu rapi?
Jawab: Latihlah tulisan tangan Anda sebelum menulis surat lamaran yang sebenarnya. Prioritaskan keterbacaan. Jika memang sangat sulit, coba gunakan teknik menulis yang lebih terkontrol dan perlahan.

Tanya: Bolehkah saya menggunakan tinta selain hitam atau biru?
Jawab: Sebaiknya hindari penggunaan tinta warna lain. Tinta hitam atau biru tua dianggap paling profesional dan formal untuk surat lamaran kerja.

Tanya: Jika saya tidak tahu nama HRD, bagaimana cara menujukannya?
Jawab: Anda bisa menggunakan sapaan umum seperti “Bapak/Ibu Pimpinan” atau “Manajer Personalia” jika nama spesifik tidak tertera dalam informasi lowongan.

Tanya: Dokumen apa saja yang biasanya dilampirkan dalam surat lamaran kerja tulis tangan?
Jawab: Umumnya meliputi CV, fotokopi ijazah, transkrip nilai, KTP, dan pas foto. Namun, selalu periksa kembali persyaratan yang diminta oleh perusahaan.

Kesimpulan

Menulis surat lamaran kerja tulis tangan di kertas double folio mungkin terdengar kuno, namun tetap memiliki tempatnya tersendiri dalam dunia rekrutmen. Dengan memperhatikan struktur yang jelas, isi yang relevan, dan penyajian yang rapi, Anda dapat membuat contoh surat lamaran kerja tulis tangan di kertas double folio yang tidak hanya memenuhi persyaratan, tetapi juga meninggalkan kesan positif. Ingat, surat lamaran ini adalah kesempatan pertama Anda untuk “berbicara” kepada calon pemberi kerja. Pastikan pesan Anda tersampaikan dengan baik.

Jangan ragu untuk menyesuaikan contoh di atas dengan data dan kualifikasi diri Anda. Segera persiapkan semua yang Anda butuhkan dan mulai tulis surat lamaran kerja Anda dengan penuh percaya diri untuk mendapatkan pekerjaan impian Anda!

Visited 2 times, 1 visit(s) today

Eksplorasi konten lain dari Cara Menghapus Data Pinjol Ilegal Yang Belum Lunas Agar Aman

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Author: biap_25a4uz

Tinggalkan Balasan